TRAINING ONLINE WRITING BEYOND PROCEDURES

TRAINING ONLINE WRITING BEYOND PROCEDURES

TRAINING ONLINE WRITING BEYOND PROCEDURES

TRAINING WEBINAR PENGENALAN WRITING BEYOND PROCEDURES

TRAINING PROSEDUR PENULISAN UNTUK PRAKERJA

TRAINING ONLINE WRITING BEYOND PROCEDURES

 

DESKRIPSI TRAINING ONLINE WRITING BEYOND PROCEDURES

Prosedur adalah serangkaian aksi yang spesifik, tindakan atau operasi yang harus dijalankan atau dieksekusi dengan cara yang baku (sama) agar selalu memperoleh hasil yang sama dari keadaan yang sama, semisal prosedur kesehatan dan keselamatan kerja, Prsedur Masuk Sekolah, Prosedur berangkat sekolah, dan sebagainya.
 

   90%  Procedures  di tempat kerja hanya berisi panduan kerja yang sudah
    umum–pada   akhirnya   tidak  digunakan  dan  menjadi  arsip,  apabila
    Procedures  mengandung  metrics (KPI’s Balanced Scorecard, SLA’s, Risk
    Management  dll) maka ia akan menjadi dokumen yang dinamis karena akan
    digunakan setiap saat. –Ady Subagya

   90% Pengguna Prosedur hanya memerlukan Ketentuan/Pedoman, hanya pemula
    yang   memerlukan   Prosedur/  langkah  step-by-step—sehingga  Pembuat
    Prosedur harus menguasai pembuatan Ketentuan/Pedoman.—Ady Subagya

   Ada  setidaknya  dua  fakta mencengangkan dari sebuah mini-Survey yang
    diadakan  pada  tahun  2008-2010  dengan  responden  peserta pelatihan
    Pembuatan/   Penulisan   Prosedur.   Salah   satu  hasil  survey  yang
    mencengangkan   tersebut  adalah  bahwa  90%  penulis  Prosedur  tidak
    terlatih!  Hal  inilah  yang  membuat  Prosedur ditempat kerja menjadi
    counter-productive  dan  seringkali  hanya  berfungsi  menjadi dokumen
    arsip.

   Hasil  survey  yang  satu lagi adalah bahwa hanya 2 dari 20 orang yang
    benar-benar belajar dari SOP/ Procedure, yang lainnya mengatakan susah
    membacanya,  lebih  enak  telepon  pembuatnya  atau bagian Sisdur atau
    menanyakan langsung kepada pihak yang lebih paham.

   Apabila  Prosedur  di  tempat  kerja  tidak  efektif, ada tetapi tidak
    digunakan—buat  apa membuatnya? Lebih baik menggunakan Flowchart untuk
    membuat  Prosedur  yang  wajib saja—praktis, pendek dan sederhana, toh
    tidak digunakan juga.

   Hampir  semua  pengembang  dan  pembuat  Prosedur mempunyai pertanyaan
    serupa—“Bagaimana  membuat  Prosedur yang praktis dan mudah dibaca dan
    dpahami  oleh  Penggunanya.  Sebenarnya  jawabannya sederhana, buatlah
    Prosedur dengan format yang cocok untuk masing-masing Penggunanya, toh
    tidak ada aturan yang baku bahwa Prosedur harus berformat ini dan itu.

   Tetapi,  apakah  ada  jaminan Prosedur yang enak dan mudah dibaca akan
    digunakan seterusnya?

   Jawaban  dari  pertanyaan  terakhir  sangat  terkait  dengan pelatihan
    Writing  Beyond  Procedure. 

 

Perlunya memilih provider training CASA TRAINING yang tepat agar pengetahuan kita mengenai WRITING BEYOND PROCEDURES tidak salah 

TUJUAN TRAINING ONLINE WRITING BEYOND PROCEDURES

Pelatihan  ini  membekali  peserta dengan  ketrampilan-ketrampilan:

  1. Bagaimana  membuat Prosedur berformat Gambar dan Video? Apakah ada
    ketentuan yang mengesahkan Prosedur berformat Gambar dan Video?;
  2. Bagaimana membuat Prosedur berbasis Proses;
  3. Mengetahui  Proses  mana  yang  unik  sehingga  memerlukan  metode
    (Prosedur),    dan    proses    mana    yang    generik   sehingga
     pelatihan-pelatihan dapat menggantikan Prosedur; 
  4. Bagaimana membuat Ketentuan/ Guideliness yang mengandung Panduan?
  5. Bagaiamana membuat Kebiakan/ Policy yang mengandung Panduan?
  6. Bagaimana  ‘merubah’ Ketentuan dan Kebijakan menjadi Prosedur yang
    mengikat?

Dengan mengikuti pelatihan CASA TRAINING Peserta dapat berbagi pengetahuan / sharing knowledge mengenai WRITING BEYOND PROCEDURES dengan peserta dari perusahaan lain yang bergerak di bidang WRITING BEYOND PROCEDURES

MATERI TRAINING ONLINE WRITING BEYOND PROCEDURES

  1. Filosofi dan difinisi proses bisnis, prosedur dan instruksi kerja
            SOP  dan  hubungannya  dengan  fundamental  business  systems  ISO
            9000Sesi  ini  membekali peserta dengan persespi umum mengenai SOP
            mulai  dari  pemahaman  peristilahan (misalnya: manajemen, system,
            proses,  dokumen,  record,  prosedir,  instruksi kerja dll) hingga
            pendekatan  penulisan  SOP  berdasarkan  standar internasional ISO
            9000.Fasilitator  mengulas  persamaan SOP dengan Prosedur, Juklak,
            Juknis  dan  Protap,  juga menggambarkan secara umum bagaimana SOP
            selama ini dibuat.
  2. SOP  Lifecycle  Peserta ditunjukkan dengan berbagai SOP yang tidak
            dinamis,  SOP  yang  dibuat  berdasarkan  Write  what  you do! Dan
            peserta  diajak  merubah  salah satu SOP tersebut menjadi SOP yang
            dinamis dan mengikuti siklus SOP Lifecycle.
  3. Business   process   mapping  (BPM),  analisa  keefektifan  proses
            bisnisPada  sesi ini peserta memahami beragam jenis proses bisnis,
            mulai  dari  tingkat  tertinggi  hingga terendah, peserta berlatih
            memetakkan  proses  bisnis sebuah organisasi kelas menengah dagang
            mebel  dan  berlatih  membedakan  proses  utama (core process) dan
            proses  pendukung  (support  process),  latihan selanjutnya adalah
            menetapkan proses kerja yang memerlukan SOP, KPI, dan SLA. Peserta
            mempelajari jenis process modelling. Peserta diajak membuat BPM As
            Is dan Should-Be.
  4. Manual,  Process  map,  Guidelines  dan  ProcedureSetiap oganisasi
            membutuhkan  Manual  atau  Pedoman  yang  berisi Kebijakan, Nilai,
            Peraturan  Umum,  Ketentuan  Umum  (Guidelines),  Process map yang
            sangat  penting  digunakan  sebagai acuan membuat Prosedur, bahkan
            seringkali   Ketentuan   yang   dibuat  jelas  dapat  menggantikan
            Prosedur.Pada  sesi  ini  peserta  berlatih  membuat Kebijakan dan
            ketentuan yang menjadi acuan dalam membuat Prosedur.
  5.  Format  SOP:  Simple  steps,  hierarchy,  flowchart, graphical dan
            videoPada  sesi  ini  peserta mempelajari dan membuat sedikitnya 2
            format  SOP, simple steps, hierarchical, flow-chart, graphical dan
            video.  Fasilitator  memperagakan  bagiamana membuat graphical SOP
            untuk  jenis  SOP administratif (SOP Penanganan keluhan pelanggan,
            SOP   Pembelian)Pada   sesi   ini   Fasilitator  mendemonstrasikan
            bagaimana  membuat  SOP  Flowchart muti-user dengan berbagai model
            sesuai  process parameters. Beberapa pictorials dan video SOP juga
            akan ditunjukkan.
  6. Manual  Pembuatan  ProsedurSesi  ini  adalah  sesi  dimana peserta
            menerima   contoh   Prosedur   Pembuatan   Prosedur  dan  berlatih
            merubahnya  supaya  sesuai  dengan  organisasi  masing-masing, dan
            bahkan dapat dirubah menjadi Manual Pembuatan Prosedur.

PESERTA 

  Persyaratan pelatihan prinsip penulisan online

  • Pelatihan  ini dirancang bagi mereka yang sudah terlibat dalam tim
    penulisan SOP. Pelatihan ini bukan untuk Pemula.

    Fasilitas

  • Peserta  mendapat  sebuah  Workshop kit berisi materi hardcopy, CD
            berisi  kumpulan  contoh  SOP, jenis SOP, panduan menulis SOP (SOP
            penulisan SOP)

METODE

Metode penyelenggaraan baik secara training online atau training zoom atau training daring maupun training offline atau training tatap muka :

  • Presentasi
  • Diskusi antar peserta
  • Studi kasus
  • Simulasi
  • Evaluasi
  • Konsultasi dengan instruktur

TRAINER/ INSTRUKTUR

Instruktur yang berkompeten di bidang  WRITING BEYOND PROCEDURES
Tim Instruktur CASA TRAINING
Kegiatan training dan konsultansi dikelola oleh para tenaga ahli dan instruktur yang berpengalaman dan berkompeten di bidangnya. Ini akan menjadi “kunci” bagi suksesnya aktivitas training dan konsultansi yang dijalankan.Juga menjadi kunci bagi perkembangan perusahaan anda di masa depan.

Karena kompleksnya pelatihan ini, maka dibutuhkan pendalaman yang lebih komprehensif melalui sebuah training.Dan menjadi sebuah kebutuhan akan training provider yang berpengalaman di bidangnya agar tidak membuat peserta menjadi cepat bosan dan jenuh dalam mendalami bidang teknik ini.

Jadwal Pelatihan Casa Training 2026 :

Batch 1 : 20 – 21 Januari 2026
Batch 2 : 10 – 11 Februari 2026
Batch 3 : 3 – 4 Maret 2026
Batch 4 : 14 – 15 April 2026
Batch 5 : 19 – 20 Mei 2026
Batch 6 : 24 – 25 Juni 2026
Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026
Batch 8 : 19 – 20 Agustus 2026
Batch 9 : 16 – 17 September 2026
Batch 10 : 7 – 8 Oktober 2026
Batch 11 : 18 – 19 November 2026
Batch 12 : 9 – 10 Desember 2026

 

Lokasi Training Offline atau Online :

  1. Yogyakarta
  2. Jakarta
  3. Bandung
  4. Bali
  5. Surabaya
  6. Lombok
  7. Online via Zoom
    Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Training Offline atau Online :

Negotiable / by request