TRAINING ONLINE PHYSICALY ASSET MANAGEMENT AT POWER PLANT

TRAINING ONLINE PHYSICALY ASSET MANAGEMENT AT POWER PLANT

training

TRAINING WEBINAR MANAJEMEN ASET FISIK DI PLTU

pengelolaan aset fisik

Deskripsi Training Webinar

Aset sering dikonotasikan sebagai suatu material berwujud, seperti pabrik, rumah, mobil, dan properti lainnya. Pengertian ini tidak sepenuhnya salah. Jika seorang bertanya tentang aset yang dimiliki seseorang atau perusahaan, maka secara umum akan disebutkan material-material fisik seperti yang disebut di atas. Begitu juga dalam pengertian selanjutnya, aset fisik merupakan fokus dalam pengelolaan aset secara keseluruhan. Banyak perusahaan masih menganggap manajemen aset secara fisik hanyalah sekadar instrumen pengelola daftar aset. Mengelola aset fisik pada tataran tertentu bisa menjadi sangat pelik karena selain berhubungan dengan proses tata kelola di internal organisasi, juga berhubungan dengan kebijakan keuangan negara, pemenuhan kesejahteraan rakyat dan bahkan strategi politik. Oleh karena itu, dalam pengelolaannya membutuhkan panduan tertentu yang kita sebut sebagai Manajemen Aset Fisik.

Menurut Institut of Asset Management, Aset adalah pabrik, mesinmesin, proper , gedung, kendaraan, dan segala sesuatu yang mempunyai nilai yang jelas bagi organisasi Sedangkan ISO 55000 mendefinisikan lebih umum, aset adalah: sesuatu yang memiliki nilai potensial atau aktual untuk suatu organisasi. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 25 tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), pernyataan nomor 62 Aset tangible (berwujud) adalah aset yang mempunyai masa manfaat lebih dari dua belas bulan untuk digunakan dalam kegiatan pemerintah atau dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Ada pun bentuk dari aset tangible, melipu tanah, peralatan mesin, gedung, dan bangunan, jalan, irigasi, dan jaringan, aset tetap lainnya dan konstruksi dalam pengerjaan.

Dalam pengelolaan aset fisik di atas membutuhkan faktor-faktor penting lainnya. Pengelolaan aset fisik membutuhkan ketrampilan SDM, kecukupan keuangan, proses dan prosedur yang baik serta kepercayaan pihak lain. Oleh karena itu, baik SDM, Keuangan, Informasi proses, dan kepercayaan juga dimasukkan dalam kategori aset, sesuatu yang mempengaruhi optimal tidaknya suatu aset fisik. Semua aset fisik dan hal-hal yang mempunyai nilai yang jelas bagi organisasi itulah yang kita sebut sebagai aset. ISO 55000 yang dideklarasikan Januari 2014 mendefinisikan aset dengan sangat umum dengan mengakomodir perkembangan pemahaman tentang aset itu sendiri, yaitu sesuatu yang memiliki nilai potensial atau aktual untuk suatu organisasi. Dengan agak spesifik, the Institute of Asset Management, sebagai salah satu pemrakarsa Manajemen Aset Fisik memberikan pengertian tentang aset sebagai berikut: Asset is Plant, machinery, property, buildings, vehicles and other items that have a distinct value to the organization Selanjutnya PAS 55 menjabarkan nilai yang jelas bagi organisasi terbagi dalam lima jenis aset, yaitu Sayangnya, aset fisik yang begitu besar di atas pada awalnya dak didukung dengan proses dan prosedur yang firm. Persis seper alat elektronik produk Cina yang harganya separuh dari standar. Pedoman dan petunjuk kerja yang ada cenderung sangat umum untuk pengoperasian pembangkit yang begitu kompleks. Kalau ada yang detail, kebanyakan petunjuk itu berbahasa Cina. Tulisannya keriting dan bahkan urutannya dari kiri ke kanan atau atas ke bawah sama sekali dak diketahui.

Manajemen Aset Fisik akan berfokus pada optimalisasi aset fisik sesuai dengan tujuan perusahaan. Tujuan itu tidak akan tercapai dengan baik kalau tidak didukung dengan optimalisasi empat aset lain yang dibutuhkan. Keempat aset selain aset fisik tersebut akan diberdayakan untuk mendukung peningkatan produktivitas aset fisik.

Sebuah organisasi berusaha untuk mengembangkan dan menerapkan sistem manajemen aset yang sesuai dengan PAS 55 serta harus melakukan tinjauan manajemen saat ini untuk membandingkan organisasi aset terhadap persyaratan PAS 55 dan menentukan sejauh mana persyaratan ini terpenuhi atau apakah perbaikan dapat dilakukan.

Pelatihan ini akan menyediakan informasi yang organisasi dapat digunakan untuk mengidentifikasi apakah ada kesenjangan yang ada dalam sistem manajemen aset sehubungan dengan persyaratan PAS 55, dan akan menuntun organisasi dalam merumuskan, melaksanakan, dam memprioritaskan perbaikan rencana, bagaimanapun, sesuai dengan semua persyaratan dari PAS 55 merupakan standar minimum yang harus dianggap sebagai praktek manajemen aset yang baik dan tidak harus dilihat sebagai tujuan membatasi (beberapa organisasi mungkin perlu atau ingin melebihi pengelolaan asset mereka dari persyaratan PAS 55).

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan knowledge, skill, dan attitude tentang cara mengelola current assets, fixed assets, dan asset placement. Melalui Pelatihan ini peserta diharapkan dapat memperoleh model, metode, teknik dan pengetahuan yang dapat diaplikasikan dalam mengelola asset perusahaan.

Menimbang cukup kompleknya materi pelatihan PHYSICALY ASSET MANAGEMENT AT POWER PLANT ini bagi peserta, dibutuhkan training provider yang berpengalaman di bidangnya agar tidak membuat peserta tidak menjadi cepat bosan dan jenuh dalam mendalami bidang teknik ini.

TUJUAN TRAINING MANAJEMEN RELIABILITY UNTUK PRAKERJA

Dengan mengikuti pelatihan PHYSICALY ASSET MANAGEMENT AT POWER PLANT Peserta dapat berbagi pengetahuan / sharing knowledge mengenai PHYSICALY ASSET MANAGEMENT AT POWER PLANT dengan peserta dari perusahaan lain yang bergerak di bidang PHYSICALY ASSET MANAGEMENT AT POWER PLANT.

MATERI pelatihan MANAJEMEN ASET FISIK DI PLTU online Zoom

1. Pengenalan Manajemen Aset Pada Industri Pembangkitan :

* Standard Manajemen Aset

* Memaksimalkan Kontribusi Asset

* Manajemen Perubahan Pengelolaan Asset

2. Aktifitas Utama Manajemen Asset Di Bidang Industry Pembangkit Listrik

* Manajemen Reliability

* Manajemen WPC

* Integrasi Workflow Between Manajemen Reliability – WPC

* Manajemen Suplai Chain

* Manajemen Overhoul

* Manajemen Effisiensi

* Manajemen Operasi

* Life Cycle Management

3. Penyelarasan Dengan Standard PAS55

4. Perubahan Berkelanjutan dan Implementasi Konsisten Manajemen Aset

5. Studi Kasus / Praktek pemecahan masalah PHYSICALY ASSET MANAGEMENT AT POWER PLANT

METODE pelatihan Manajemen Reliability online Zoom

Metode Training PHYSICALY ASSET MANAGEMENT AT POWER PLANT dapat menggunakan fasilitas training zoom atau training online, dan bisa juga training offline atau training tatap muka.

INSTRUKTUR pelatihan Life Cycle Management online Zoom

Instruktur yang mengajar pelatihan PHYSICALY ASSET MANAGEMENT AT POWER PLANT ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang PHYSICALY ASSET MANAGEMENT AT POWER PLANT baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

PESERTA

Peserta yang dapat mengikuti training PHYSICALY ASSET MANAGEMENT AT POWER PLANT ini adalah staff sdm atau karyawan yang ingin mendalami bidang PHYSICALY ASSET MANAGEMENT AT POWER PLANT.

Karena kompleksnya pelatihan ini, maka dibutuhkan pendalaman yang lebih komprehensif melalui sebuah training. Dan menjadi sebuah kebutuhan akan training provider yang berpengalaman di bidangnya agar tidak membuat peserta menjadi cepat bosan dan jenuh dalam mendalami bidang teknik ini.

Jadwal Pelatihan Casa Training 2026 :

Batch 1 : 20 – 21 Januari 2026
Batch 2 : 10 – 11 Februari 2026
Batch 3 : 3 – 4 Maret 2026
Batch 4 : 14 – 15 April 2026
Batch 5 : 19 – 20 Mei 2026
Batch 6 : 24 – 25 Juni 2026
Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026
Batch 8 : 19 – 20 Agustus 2026
Batch 9 : 16 – 17 September 2026
Batch 10 : 7 – 8 Oktober 2026
Batch 11 : 18 – 19 November 2026
batch 12 : 5 – 7 Desember 2024

Lokasi Training Offline atau Online :

1. Yogyakarta

2. Jakarta

3. Bandung

4. Bali

5. Surabaya

6. Lombok

7. Online via Zoom
Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Training Offline atau Online :

Negotiable / by request