TRAINING RISK BASED AUDIT
Training Risk Based Audit membantu pemeriksaan berdasarkan tingkat risiko agar proses audit lebih efektif, tepat, dan bernilai tambah.

Deskripsi Training Risk Based Audit
DESKRIPSI
Training Risk Based Audit membantu peserta memahami pendekatan audit yang berfokus pada risiko utama organisasi. Melalui pelatihan ini, peserta mempelajari hubungan antara tujuan organisasi, proses bisnis, pengendalian internal, risiko, serta prioritas pemeriksaan yang perlu dilakukan oleh auditor.
Selain membahas konsep dasar, peserta mempelajari risk assessment, penyusunan risk universe, pemetaan risiko, penentuan audit priority, penyusunan program audit, pengujian pengendalian, dan evaluasi residual risk. Selanjutnya, trainer mengulas teknik pengumpulan bukti, penyusunan temuan, analisis akar masalah, penentuan rekomendasi, dan pemantauan tindak lanjut audit.
Secara khusus, program ini sesuai bagi internal auditor, external auditor, risk officer, compliance staff, finance staff, supervisor, manajer, anggota komite audit, serta profesional yang terlibat dalam pengawasan dan pengendalian organisasi.
TUJUAN TRAINING RISK BASED AUDIT
- Pada tahap awal, peserta memahami konsep Risk Based Audit.
- Selanjutnya, peserta mengenali hubungan risiko dan audit.
- Selain itu, peserta mampu mengidentifikasi risiko utama.
- Melalui analisis, peserta dapat menyusun risk universe.
- Peserta mampu menentukan prioritas audit.
- Kemudian, peserta dapat mengevaluasi pengendalian internal.
- Peserta mampu menyusun program audit berbasis risiko.
- Selanjutnya, peserta dapat mengembangkan temuan audit.
- Peserta mampu menyusun rekomendasi yang relevan.
- Pada akhirnya, peserta dapat meningkatkan nilai tambah audit.
MATERI TRAINING RISK BASED AUDIT
- Konsep Risk Based Audit.
- Tujuan dan ruang lingkup audit.
- Identifikasi risiko organisasi.
- Penyusunan risk universe.
- Pemetaan dan penilaian risiko.
- Penentuan prioritas audit.
- Pengujian pengendalian internal.
- Penyusunan temuan audit.
- Rekomendasi dan tindak lanjut.
- Pelaporan hasil audit.
METODE TRAINING RISK BASED AUDIT
Metode pelatihan menggabungkan pemaparan materi, diskusi interaktif, studi kasus, latihan identifikasi risiko, simulasi penyusunan risk universe, penilaian pengendalian, penyusunan program audit, pengembangan temuan, serta presentasi hasil pemeriksaan. Selain itu, trainer membahas kesalahan yang sering terjadi, seperti ruang lingkup audit terlalu luas, prioritas yang tidak berbasis risiko, bukti audit yang tidak memadai, temuan tanpa akar masalah, dan rekomendasi yang sulit diterapkan. Melalui metode tersebut, peserta dapat menjalankan audit secara lebih fokus, sistematis, objektif, dan berorientasi pada perbaikan organisasi.
OUTPUT TRAINING RISK BASED AUDIT
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta mampu mengidentifikasi dan menilai risiko, menyusun prioritas audit, menguji pengendalian, serta mengembangkan temuan dan rekomendasi yang relevan. Selain meningkatkan efektivitas pemeriksaan, peserta dapat mengalokasikan sumber daya audit secara tepat, memperkuat pengawasan, dan mendukung pencapaian tujuan organisasi. Oleh karena itu, fungsi audit dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi manajemen.
