TRAINING PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH

TRAINING PROSEDUR PENGELOLAAN DAN PENATAUSAHAAN PENERIMAAN PENDAPATAN DAERAH

Tingkatkan kemampuan mengelola dan menatausahakan penerimaan pendapatan daerah melalui prosedur, pencatatan, pelaporan, dan pengendalian.

pelatihan PROSEDUR PENGELOLAAN DAN PENATAUSAHAAN PENERIMAAN PENDAPATAN DAERAH di jakarta

Deskripsi Training Prosedur Pengelolaan dan Penatausahaan Penerimaan Pendapatan Daerah

DESKRIPSI

Training Prosedur Pengelolaan dan Penatausahaan Penerimaan Pendapatan Daerah membantu peserta memahami proses pengelolaan penerimaan daerah secara tertib, transparan, dan akuntabel. Pertama, peserta mempelajari konsep pendapatan daerah, sumber penerimaan, mekanisme pemungutan, bendahara penerimaan, serta pihak yang terlibat dalam pengelolaan pendapatan. Selain itu, peserta memahami alur penerimaan mulai dari penetapan kewajiban, pembayaran, penerimaan, penyetoran, hingga pencatatan. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah dapat meningkatkan ketertiban administrasi penerimaan.

Selanjutnya, peserta mempelajari penatausahaan penerimaan, dokumen penerimaan, pembukuan, rekonsiliasi, penyetoran ke rekening kas daerah, pelaporan, serta pengendalian internal. Kemudian, trainer membahas monitoring penerimaan, identifikasi selisih, koreksi pencatatan, dan tindak lanjut hasil pemeriksaan. Melalui latihan dan studi kasus, peserta dapat menganalisis alur transaksi penerimaan dan menemukan potensi kelemahan administrasi. Dengan demikian, peserta mampu mendukung pengelolaan pendapatan daerah yang lebih efektif dan akuntabel.

TUJUAN TRAINING PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH

  • Memahami prosedur pengelolaan dan penatausahaan penerimaan daerah.
  • Memahami tugas dan tanggung jawab pihak yang terlibat dalam penerimaan.
  • Melakukan pencatatan dan pembukuan penerimaan secara tepat.
  • Melakukan rekonsiliasi dan penyetoran penerimaan sesuai prosedur.
  • Meningkatkan akuntabilitas dan pengendalian penerimaan daerah.

MATERI TRAINING PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH

  1. Konsep dan sumber pendapatan daerah.
  2. Mekanisme penerimaan dan pemungutan pendapatan.
  3. Peran bendahara penerimaan.
  4. Prosedur penerimaan dan penyetoran.
  5. Dokumen dan administrasi penerimaan.
  6. Penatausahaan dan pembukuan penerimaan.
  7. Rekonsiliasi penerimaan dan pencatatan.
  8. Pelaporan dan monitoring pendapatan daerah.
  9. Pengendalian internal penerimaan.
  10. Koreksi, pemeriksaan, dan tindak lanjut administrasi.

SASARAN PESERTA

  • Aparatur Sipil Negara (ASN) pada pemerintah daerah.
  • Bendahara Penerimaan dan Pengelola Keuangan Daerah.
  • Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK).
  • Pengelola Pendapatan dan Badan Pendapatan Daerah.
  • Aparatur yang menangani administrasi dan penatausahaan pendapatan daerah.

METODE TRAINING PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH

Metode pelatihan menggabungkan pemaparan materi, diskusi, transaction flow mapping, document review, accounting exercise, reconciliation practice, serta studi kasus. Pertama, trainer membantu peserta memahami alur penerimaan dari pembayaran hingga penyetoran. Selanjutnya, peserta mempraktikkan pencatatan, pembukuan, rekonsiliasi, dan penyusunan laporan penerimaan. Selain itu, trainer membahas masalah seperti keterlambatan penyetoran, dokumen tidak lengkap, selisih pencatatan, penerimaan tidak teridentifikasi, rekonsiliasi tidak rutin, dan lemahnya pengendalian internal. Melalui latihan tersebut, peserta dapat meningkatkan ketelitian dalam mengelola penerimaan daerah.

OUTPUT TRAINING PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta mampu memahami prosedur pengelolaan dan penatausahaan penerimaan pendapatan daerah. Selain itu, peserta mampu mengelola dokumen, mencatat transaksi, melakukan pembukuan, dan memahami proses penyetoran penerimaan. Selanjutnya, peserta dapat melakukan rekonsiliasi, monitoring, dan pelaporan serta mengidentifikasi potensi kesalahan administrasi. Kompetensi tersebut membantu pemerintah daerah meningkatkan akurasi pencatatan, transparansi penerimaan, efektivitas pengendalian, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

JADWAL TRAINING 2026

Casa Training menyelenggarakan pelatihan reguler sepanjang tahun 2026. Oleh karena itu, peserta dapat memilih jadwal sesuai kebutuhan perusahaan maupun rencana pengembangan kompetensi individu.

Berikut jadwal training tahun 2026:

  • Batch 1: 20–21 Januari 2026
  • Batch 2: 10–11 Februari 2026
  • Batch 3: 3–4 Maret 2026
  • Batch 4: 14–15 April 2026
  • Batch 5: 19–20 Mei 2026
  • Batch 6: 24–25 Juni 2026
  • Batch 7: 8–9 Juli 2026
  • Batch 8: 19–20 Agustus 2026
  • Batch 9: 16–17 September 2026
  • Batch 10: 7–8 Oktober 2026
  • Batch 11: 18–19 November 2026
  • Batch 12: 9–10 Desember 2026

Namun, setiap batch memiliki kuota peserta yang terbatas. Karena itu, segera daftarkan diri Anda untuk meningkatkan kompetensi dan membuka peluang karier yang lebih baik.

Selanjutnya, klik di sini untuk menghubungi WhatsApp Admin.

LOKASI DAN INVESTASI TRAINING

Selain menyediakan berbagai pilihan jadwal, Casa Training menghadirkan training di beberapa kota. Dengan begitu, peserta dapat memilih lokasi yang nyaman dan mudah dijangkau.

  • Yogyakarta – Hotel Arte Malioboro: Rp8.800.000 per peserta
  • Jakarta – Hotel Hi Senen: Rp8.800.000 per peserta
  • Bandung – Hotel Neo Dipatiukur: Rp8.800.000 per peserta
  • Bali – Hotel Ibis: Rp9.400.000 per peserta
  • Lombok – Hotel Jayakarta: Rp9.400.000 per peserta

Sementara itu, Casa Training membuka kesempatan negosiasi biaya sesuai kebutuhan peserta. Selain itu, perusahaan dapat menentukan lokasi dan jadwal training yang paling sesuai.

Catatan: Jika perusahaan membutuhkan paket in-house training, Casa Training akan menyesuaikan materi, jadwal, lokasi, metode, dan biaya berdasarkan kebutuhan serta anggaran perusahaan.

BENEFIT TRAINING

Melalui program ini, peserta dan perusahaan dapat memperoleh berbagai manfaat. Oleh sebab itu, training dapat membantu perusahaan meningkatkan kompetensi sekaligus mencapai target kerja.

  • Meningkatkan kompetensi karyawan
  • Meningkatkan produktivitas kerja
  • Meningkatkan kualitas kinerja
  • Meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja
  • Memperkuat kolaborasi dan komunikasi tim
  • Meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan
  • Mengembangkan potensi dan profesionalisme karyawan
  • Mengurangi risiko kesalahan dalam pekerjaan
  • Meningkatkan kualitas pelayanan
  • Mendukung pencapaian target perusahaan

Selain manfaat tersebut, Casa Training dapat menyesuaikan program dengan tantangan yang perusahaan hadapi. Dengan begitu, peserta akan mempelajari materi yang relevan dengan kondisi kerja mereka. Lebih lanjut, program training dapat membantu perusahaan meningkatkan efektivitas kerja. Pada akhirnya, perusahaan dapat mencapai target secara lebih optimal.

Selain itu, harga bersifat negotiable dan program tersedia sesuai permintaan.

Negotiable / by request

Melisa Tri Hartanti menulis artikel ini sebagai copywriter yang berfokus pada konten SEO untuk silabus pelatihan dan training. Sejak tahun 2025, ia aktif menyusun konten yang informatif, terstruktur, dan relevan. Oleh karena itu, profesional dan perusahaan dapat lebih mudah menemukan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.