TRAINING MICROSERVICES & MESSAGING ARCHITECTURE

TRAINING ONLINE IMPLEMENTING MICROSERVICES AND MESSAGING ARCHITECTURE IN DISTRIBUTED SYSTEM

Kuasai distributed system melalui microservices, messaging, API, service communication, scalability, fault tolerance, dan monitoring.

pelatihan ONLINE IMPLEMENTING MICROSERVICES AND MESSAGING ARCHITECTURE IN DISTRIBUTED SYSTEM di jakarta

Deskripsi Training Online Microservices & Messaging Architecture

DESKRIPSI

Training Microservices & Messaging Architecture membantu peserta memahami cara merancang aplikasi terdistribusi dengan pendekatan microservices dan komunikasi berbasis messaging. Melalui pelatihan ini, peserta mempelajari pemisahan layanan, komunikasi antarlayanan, pengelolaan data, serta strategi meningkatkan skalabilitas dan ketahanan sistem.

Selain itu, peserta mempelajari microservices principles, service decomposition, API gateway, synchronous communication, asynchronous messaging, message broker, event-driven architecture, service discovery, fault tolerance, dan observability. Kemudian, trainer mengulas tantangan distributed system seperti network failure, message duplication, service dependency, data consistency, serta pengelolaan transaksi lintas layanan.

Selanjutnya, peserta mempraktikkan cara menentukan batas layanan, memilih pola komunikasi, dan merancang alur pertukaran pesan sesuai kebutuhan sistem. Program ini cocok bagi software engineer, backend developer, system architect, DevOps engineer, solution architect, technical lead, application developer, serta profesional IT yang mengembangkan aplikasi berbasis sistem terdistribusi.

TUJUAN TRAINING MICROSERVICES & MESSAGING ARCHITECTURE

  1. Pada tahap awal, peserta memahami prinsip arsitektur microservices.
  2. Selanjutnya, peserta mampu menentukan batas dan tanggung jawab setiap service.
  3. Selain itu, peserta dapat memilih pola komunikasi antarlayanan.
  4. Melalui latihan, peserta mampu merancang komunikasi asynchronous.
  5. Kemudian, peserta dapat memahami fungsi message broker.
  6. Untuk meningkatkan ketahanan sistem, peserta mampu menerapkan fault tolerance.
  7. Di samping itu, peserta dapat mengelola service discovery.
  8. Dalam pengembangan, peserta mampu menangani masalah konsistensi data.
  9. Selanjutnya, peserta dapat menerapkan observability pada sistem terdistribusi.
  10. Pada akhirnya, peserta mampu merancang arsitektur microservices yang scalable dan reliable.

MATERI TRAINING MICROSERVICES & MESSAGING ARCHITECTURE

  1. Konsep microservices architecture.
  2. Service decomposition dan bounded context.
  3. API gateway.
  4. Synchronous communication.
  5. Asynchronous messaging.
  6. Message broker dan message delivery.
  7. Event-driven architecture.
  8. Service discovery.
  9. Fault tolerance dan data consistency.
  10. Observability dan architecture improvement.

METODE TRAINING MICROSERVICES & MESSAGING ARCHITECTURE

Metode pelatihan menggabungkan pemaparan materi, diskusi teknis, analisis arsitektur, dan latihan service decomposition. Selain itu, peserta mempelajari contoh komunikasi synchronous dan asynchronous serta merancang alur pertukaran pesan antarlayanan. Kemudian, trainer memberikan studi kasus mengenai penggunaan message broker, event-driven architecture, dan service discovery.

Selanjutnya, peserta menganalisis berbagai skenario kegagalan, seperti service tidak tersedia, pesan terkirim dua kali, koneksi jaringan terputus, serta perbedaan data antarlayanan. Trainer juga membahas strategi fault tolerance, observability, dan monitoring agar peserta mampu menemukan masalah sistem secara lebih cepat. Dengan pendekatan tersebut, peserta dapat merancang arsitektur yang lebih terstruktur, scalable, resilient, dan mudah dikembangkan.

OUTPUT TRAINING MICROSERVICES & MESSAGING ARCHITECTURE

Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu memecah aplikasi menjadi layanan yang memiliki tanggung jawab jelas, menentukan pola komunikasi, serta merancang mekanisme pertukaran pesan secara tepat. Selain itu, peserta dapat memahami penggunaan API gateway, message broker, event-driven architecture, dan service discovery.

Kemudian, peserta mampu mengantisipasi kegagalan layanan, menjaga konsistensi data, serta menerapkan observability pada sistem terdistribusi. Dengan demikian, organisasi dapat mengembangkan aplikasi yang lebih scalable, resilient, maintainable, dan siap menghadapi kebutuhan bisnis yang terus berkembang.

JADWAL TRAINING 2026

Casa Training menyelenggarakan pelatihan reguler sepanjang tahun 2026. Oleh karena itu, peserta dapat memilih jadwal sesuai kebutuhan perusahaan maupun rencana pengembangan kompetensi individu.

Berikut jadwal training tahun 2026:

  • Batch 1: 20–21 Januari 2026
  • Batch 2: 10–11 Februari 2026
  • Batch 3: 3–4 Maret 2026
  • Batch 4: 14–15 April 2026
  • Batch 5: 19–20 Mei 2026
  • Batch 6: 24–25 Juni 2026
  • Batch 7: 8–9 Juli 2026
  • Batch 8: 19–20 Agustus 2026
  • Batch 9: 16–17 September 2026
  • Batch 10: 7–8 Oktober 2026
  • Batch 11: 18–19 November 2026
  • Batch 12: 9–10 Desember 2026

Namun, setiap batch memiliki kuota peserta yang terbatas. Karena itu, segera daftarkan diri Anda untuk meningkatkan kompetensi dan membuka peluang karier yang lebih baik.

Selanjutnya, klik di sini untuk menghubungi WhatsApp Admin.

LOKASI DAN INVESTASI TRAINING

Selain menyediakan berbagai pilihan jadwal, Casa Training menghadirkan training di beberapa kota. Dengan begitu, peserta dapat memilih lokasi yang nyaman dan mudah dijangkau.

  • Yogyakarta – Hotel Arte Malioboro: Rp8.800.000 per peserta
  • Jakarta – Hotel Hi Senen: Rp8.800.000 per peserta
  • Bandung – Hotel Neo Dipatiukur: Rp8.800.000 per peserta
  • Bali – Hotel Ibis: Rp9.400.000 per peserta
  • Lombok – Hotel Jayakarta: Rp9.400.000 per peserta

Sementara itu, Casa Training membuka kesempatan negosiasi biaya sesuai kebutuhan peserta. Selain itu, perusahaan dapat menentukan lokasi dan jadwal training yang paling sesuai.

Catatan: Jika perusahaan membutuhkan paket in-house training, Casa Training akan menyesuaikan materi, jadwal, lokasi, metode, dan biaya berdasarkan kebutuhan serta anggaran perusahaan.

BENEFIT TRAINING

Melalui program ini, peserta dan perusahaan dapat memperoleh berbagai manfaat. Oleh sebab itu, training dapat membantu perusahaan meningkatkan kompetensi sekaligus mencapai target kerja.

  • Meningkatkan kompetensi karyawan
  • Meningkatkan produktivitas kerja
  • Meningkatkan kualitas kinerja
  • Meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja
  • Memperkuat kolaborasi dan komunikasi tim
  • Meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan
  • Mengembangkan potensi dan profesionalisme karyawan
  • Mengurangi risiko kesalahan dalam pekerjaan
  • Meningkatkan kualitas pelayanan
  • Mendukung pencapaian target perusahaan

Selain manfaat tersebut, Casa Training dapat menyesuaikan program dengan tantangan yang perusahaan hadapi. Dengan begitu, peserta akan mempelajari materi yang relevan dengan kondisi kerja mereka. Lebih lanjut, program training dapat membantu perusahaan meningkatkan efektivitas kerja. Pada akhirnya, perusahaan dapat mencapai target secara lebih optimal.

Selain itu, harga bersifat negotiable dan program tersedia sesuai permintaan.

Negotiable / by request

Melisa Tri Hartanti menulis artikel ini sebagai copywriter yang berfokus pada konten SEO untuk silabus pelatihan dan training. Sejak tahun 2025, ia aktif menyusun konten yang informatif, terstruktur, dan relevan. Oleh karena itu, profesional dan perusahaan dapat lebih mudah menemukan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *