TRAINING INCLUSIVE SERVICE ENVIRONMENT

TRAINING INCLUSIVE SERVICE ENVIRONMENT

Training Inclusive Service Environment bantu desain ruang layanan ramah, aman, dan nyaman bagi semua bersama Casa Training. Segera daftar!

pelatihan INCLUSIVE SERVICE ENVIRONMENT di jakarta

Deskripsi Training Inclusive Service Environment

DESKRIPSI

Training Inclusive Service Environment membantu peserta merancang ruang pelayanan yang dapat digunakan secara nyaman, aman, dan mandiri oleh pelanggan dengan beragam kondisi. Melalui pelatihan ini, peserta belajar memperhatikan kebutuhan penyandang disabilitas, lansia, anak-anak, ibu hamil, serta pelanggan dengan keterbatasan sementara.

Selain membahas aksesibilitas fisik, peserta mempelajari alur pergerakan, sistem antrean, pencahayaan, suara, penunjuk arah, area tunggu, dan privasi pelanggan. Selanjutnya, trainer mengulas cara mengidentifikasi hambatan yang dapat menimbulkan kebingungan, ketidaknyamanan, ketergantungan, atau risiko keselamatan.

Secara khusus, program ini sesuai bagi customer experience officer, facility manager, service quality officer, pengelola gedung, arsitek interior, petugas pelayanan publik, supervisor operasional, serta profesional yang bertanggung jawab terhadap fasilitas dan pengalaman pelanggan.

TUJUAN TRAINING INCLUSIVE SERVICE ENVIRONMENT

  • Pada tahap awal, peserta memahami prinsip ruang pelayanan inklusif.
  • Selanjutnya, peserta mengenali kebutuhan pengguna yang beragam.
  • Selain itu, peserta mampu mengidentifikasi hambatan aksesibilitas.
  • Melalui observasi, peserta dapat mengevaluasi alur pelayanan.
  • Di sisi lain, peserta mampu merancang area tunggu yang nyaman.
  • Untuk meningkatkan kemandirian, peserta dapat memperbaiki penunjuk arah.
  • Kemudian, peserta mampu menyesuaikan fasilitas bagi kelompok rentan.
  • Dalam menjaga keamanan, peserta dapat mengurangi risiko lingkungan.
  • Sebagai dasar perbaikan, peserta mampu menyusun rekomendasi fasilitas.
  • Pada akhirnya, peserta dapat meningkatkan kenyamanan seluruh pelanggan.

MATERI TRAINING INCLUSIVE SERVICE ENVIRONMENT

  1. Sebagai pengantar, materi membahas layanan inklusif, universal design, aksesibilitas, tujuan, manfaat, prinsip, dan ruang lingkup penerapannya.

  2. Selanjutnya, peserta mempelajari kebutuhan penyandang disabilitas fisik, sensorik, intelektual, lansia, anak, ibu hamil, dan pengguna dengan cedera sementara.
  3. Selain itu, materi membahas customer journey sejak kedatangan, akses pintu masuk, registrasi, antrean, konsultasi, transaksi, hingga keluar dari area layanan.
  4. Untuk meningkatkan akses fisik, peserta mempelajari jalur landai, pintu, koridor, lift, tangga, pegangan, lantai, dan ruang gerak kursi roda.
  5. Dalam penataan area, materi mencakup meja pelayanan, kursi tunggu, ketinggian loket, ruang pendamping, area prioritas, dan privasi percakapan.
  6. Berikutnya, peserta mempelajari wayfinding melalui papan petunjuk, simbol, warna kontras, huruf terbaca, peta lokasi, tactile paving, dan informasi audio.
  7. Sementara itu, kenyamanan sensorik mencakup pencahayaan, tingkat kebisingan, suhu, aroma, warna ruangan, kepadatan, dan pengurangan distraksi.
  8. Sebagai bagian dari layanan inklusif, peserta mempelajari sistem antrean prioritas, pemanggilan visual dan audio, bantuan petugas, serta pilihan kanal pelayanan.
  9. Dalam menjaga keselamatan, materi membahas jalur evakuasi, akses darurat, penempatan alat bantu, permukaan licin, hambatan fisik, dan prosedur pendampingan.
  10. Pada bagian akhir, trainer mengulas accessibility audit, pemetaan hambatan, penyusunan rekomendasi, action plan, dan studi kasus ruang pelayanan.

METODE TRAINING INCLUSIVE SERVICE ENVIRONMENT

Metode pelatihan menggabungkan pemaparan materi, diskusi, observasi fasilitas, pemetaan customer journey, accessibility walk-through, studi kasus, simulasi penggunaan ruang, serta latihan menyusun rekomendasi perbaikan.

Selain itu, trainer membahas masalah yang sering terjadi, seperti jalur terhalang, loket terlalu tinggi, informasi sulit dibaca, sistem antrean tidak aksesibel, dan ruang tunggu kurang nyaman. Melalui metode tersebut, peserta dapat mengevaluasi serta merancang lingkungan pelayanan yang lebih aman, mudah digunakan, manusiawi, dan inklusif.

OUTPUT TRAINING INCLUSIVE SERVICE ENVIRONMENT

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta mampu mengidentifikasi hambatan, mengevaluasi alur, memperbaiki penataan ruang, serta menyesuaikan fasilitas bagi kebutuhan pengguna yang beragam. Selain meningkatkan pemahaman mengenai aksesibilitas dan universal design, peserta dapat menyusun rekomendasi, menentukan prioritas perbaikan, dan mendukung pelayanan yang lebih mandiri. Oleh karena itu, organisasi dapat menciptakan ruang yang lebih ramah, aman, nyaman, dan dapat diakses oleh semua pelanggan.

JADWAL TRAINING 2026

Casa Training menyelenggarakan pelatihan reguler sepanjang tahun 2026. Oleh karena itu, peserta dapat memilih jadwal sesuai kebutuhan perusahaan maupun rencana pengembangan kompetensi individu.

Berikut jadwal training tahun 2026:

  • Batch 1: 20–21 Januari 2026
  • Batch 2: 10–11 Februari 2026
  • Batch 3: 3–4 Maret 2026
  • Batch 4: 14–15 April 2026
  • Batch 5: 19–20 Mei 2026
  • Batch 6: 24–25 Juni 2026
  • Batch 7: 8–9 Juli 2026
  • Batch 8: 19–20 Agustus 2026
  • Batch 9: 16–17 September 2026
  • Batch 10: 7–8 Oktober 2026
  • Batch 11: 18–19 November 2026
  • Batch 12: 9–10 Desember 2026

Namun, setiap batch memiliki kuota peserta yang terbatas. Karena itu, segera daftarkan diri Anda untuk meningkatkan kompetensi dan membuka peluang karier yang lebih baik.

Selanjutnya, klik di sini untuk menghubungi WhatsApp Admin.

LOKASI DAN INVESTASI TRAINING

Selain menyediakan berbagai pilihan jadwal, Casa Training menghadirkan training di beberapa kota. Dengan begitu, peserta dapat memilih lokasi yang nyaman dan mudah dijangkau.

  • Yogyakarta – Hotel Arte Malioboro: Rp8.800.000 per peserta
  • Jakarta – Hotel Hi Senen: Rp8.800.000 per peserta
  • Bandung – Hotel Neo Dipatiukur: Rp8.800.000 per peserta
  • Bali – Hotel Ibis: Rp9.400.000 per peserta
  • Lombok – Hotel Jayakarta: Rp9.400.000 per peserta

Sementara itu, Casa Training membuka kesempatan negosiasi biaya sesuai kebutuhan peserta. Selain itu, perusahaan dapat menentukan lokasi dan jadwal training yang paling sesuai.

Catatan: Jika perusahaan membutuhkan paket in-house training, Casa Training akan menyesuaikan materi, jadwal, lokasi, metode, dan biaya berdasarkan kebutuhan serta anggaran perusahaan.

BENEFIT TRAINING

Melalui program ini, peserta dan perusahaan dapat memperoleh berbagai manfaat. Oleh sebab itu, training dapat membantu perusahaan meningkatkan kompetensi sekaligus mencapai target kerja.

  • Meningkatkan kompetensi karyawan
  • Meningkatkan produktivitas kerja
  • Meningkatkan kualitas kinerja
  • Meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja
  • Memperkuat kolaborasi dan komunikasi tim
  • Meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan
  • Mengembangkan potensi dan profesionalisme karyawan
  • Mengurangi risiko kesalahan dalam pekerjaan
  • Meningkatkan kualitas pelayanan
  • Mendukung pencapaian target perusahaan

Selain manfaat tersebut, Casa Training dapat menyesuaikan program dengan tantangan yang perusahaan hadapi. Dengan begitu, peserta akan mempelajari materi yang relevan dengan kondisi kerja mereka. Lebih lanjut, program training dapat membantu perusahaan meningkatkan efektivitas kerja. Pada akhirnya, perusahaan dapat mencapai target secara lebih optimal.

Selain itu, harga bersifat negotiable dan program tersedia sesuai permintaan.

Negotiable / by request

Qanita Siti Alifah Y menulis artikel ini sebagai copywriter yang berfokus pada konten SEO untuk silabus pelatihan dan training. Sejak tahun 2023, ia aktif menyusun konten yang informatif, terstruktur, dan relevan. Oleh karena itu, profesional dan perusahaan dapat lebih mudah menemukan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *