TRAINING PUBLIC SECTOR HOSPITALITY

TRAINING PUBLIC SECTOR HOSPITALITY

Training Public Sector Hospitality bantu hadirkan layanan birokrasi yang hangat dan responsif bersama Casa Training. Segera daftar!

pelatihan PUBLIC SECTOR HOSPITALITY di jakarta

Deskripsi Training Public Sector Hospitality

DESKRIPSI

Training Public Sector Hospitality membantu peserta menerapkan prinsip keramahtamahan dalam pelayanan pemerintahan dan sektor publik. Melalui pelatihan ini, peserta belajar menghadirkan proses layanan yang lebih hangat, jelas, manusiawi, dan responsif tanpa mengabaikan ketentuan administratif yang berlaku.

Selain membahas pola pikir pelayanan publik, peserta mempelajari komunikasi empatik, penyederhanaan informasi, pengelolaan antrean, pendampingan masyarakat, serta penanganan keluhan. Selanjutnya, trainer mengulas cara mengurangi kesan birokratis melalui sikap proaktif, transparansi proses, dan perhatian terhadap kebutuhan pengguna layanan.

Secara khusus, program ini sesuai bagi aparatur sipil negara, petugas pelayanan terpadu, frontliner instansi pemerintah, petugas administrasi, pengelola pengaduan, pegawai BUMN atau BUMD, supervisor, serta pimpinan unit pelayanan publik.

TUJUAN TRAINING PUBLIC SECTOR HOSPITALITY

  • Pada tahap awal, peserta memahami prinsip hospitality sektor publik.
  • Selanjutnya, peserta mengenali kebutuhan masyarakat dalam pelayanan.
  • Selain itu, peserta mampu membangun sikap pelayanan yang hangat.
  • Melalui komunikasi, peserta dapat menjelaskan prosedur secara sederhana.
  • Di sisi lain, peserta mampu mengurangi kesan pelayanan yang kaku.
  • Untuk menjaga kenyamanan, peserta dapat mendampingi masyarakat secara proaktif.
  • Kemudian, peserta mampu menangani keluhan secara empatik.
  • Dalam keterbatasan aturan, peserta dapat menawarkan solusi yang tepat.
  • Sebagai dasar perbaikan, peserta mampu mengevaluasi perjalanan layanan.
  • Pada akhirnya, peserta dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat.

MATERI TRAINING PUBLIC SECTOR HOSPITALITY

  1. Sebagai pengantar, materi membahas hospitality sektor publik, pelayanan prima, tujuan, manfaat, prinsip, dan pengaruhnya terhadap kepercayaan masyarakat.

  2. Selanjutnya, peserta mempelajari kebutuhan pengguna layanan berupa kejelasan, kecepatan, kepastian, keadilan, kenyamanan, dan kemudahan akses.
  3. Selain itu, materi membahas karakteristik birokrasi, hambatan pelayanan, prosedur berulang, bahasa teknis, antrean, dan minimnya informasi.
  4. Untuk membangun kesan positif, peserta mempelajari salam, ekspresi, kontak mata, bahasa tubuh, intonasi, penampilan, dan kesiapan membantu.
  5. Dalam komunikasi publik, materi mencakup bahasa sederhana, penjelasan persyaratan, alur proses, estimasi waktu, biaya, dan hak pengguna layanan.
  6. Berikutnya, peserta mempelajari active listening, pertanyaan terbuka, klarifikasi, parafrasa, konfirmasi, dan validasi kebutuhan masyarakat.
  7. Sementara itu, pengelolaan pengalaman layanan mencakup ruang tunggu, sistem antrean, akses informasi, pendampingan, prioritas, dan koordinasi antarunit.
  8. Sebagai bagian dari pelayanan inklusif, peserta mempelajari kebutuhan lansia, penyandang disabilitas, masyarakat rentan, warga yang cemas, dan pengguna layanan digital.
  9. Dalam penanganan keluhan, materi membahas empati, penggalian fakta, permintaan maaf, pemberian solusi, eskalasi, dokumentasi, dan tindak lanjut.
  10. Pada bagian akhir, trainer mengulas customer journey publik, penyederhanaan proses, standar perilaku, action plan, dan studi kasus pelayanan pemerintahan.

METODE TRAINING PUBLIC SECTOR HOSPITALITY

Metode Training Public Sector Hospitality menggabungkan pemaparan materi, diskusi, refleksi budaya pelayanan, pemetaan perjalanan pengguna, studi kasus, role play pelayanan masyarakat, simulasi penanganan keluhan, serta latihan menyederhanakan informasi birokrasi.

Selain itu, trainer membahas masalah yang sering terjadi, seperti petugas terlalu berfokus pada prosedur, informasi sulit dipahami, masyarakat diarahkan berulang kali, respons kurang empatik, dan koordinasi antarunit berjalan lambat. Melalui metode tersebut, peserta dapat memberikan pelayanan secara lebih hangat, transparan, inklusif, responsif, dan tetap sesuai ketentuan.

OUTPUT TRAINING PUBLIC SECTOR HOSPITALITY

Setelah menyelesaikan Training Public Sector Hospitality, peserta mampu menyambut, mendengarkan, menjelaskan, mendampingi, dan membantu masyarakat secara lebih tepat. Selain meningkatkan komunikasi empatik dan sikap proaktif, peserta dapat menyederhanakan informasi, menangani keluhan, memperbaiki koordinasi, serta menjaga konsistensi pelayanan. Oleh karena itu, instansi dapat mengurangi kesan birokratis, meningkatkan kenyamanan, memperkuat kepercayaan, dan menghadirkan layanan publik yang lebih manusiawi.

JADWAL TRAINING 2026

Casa Training menyelenggarakan pelatihan reguler sepanjang tahun 2026. Oleh karena itu, peserta dapat memilih jadwal sesuai kebutuhan perusahaan maupun rencana pengembangan kompetensi individu.

Berikut jadwal training tahun 2026:

  • Batch 1: 20–21 Januari 2026
  • Batch 2: 10–11 Februari 2026
  • Batch 3: 3–4 Maret 2026
  • Batch 4: 14–15 April 2026
  • Batch 5: 19–20 Mei 2026
  • Batch 6: 24–25 Juni 2026
  • Batch 7: 8–9 Juli 2026
  • Batch 8: 19–20 Agustus 2026
  • Batch 9: 16–17 September 2026
  • Batch 10: 7–8 Oktober 2026
  • Batch 11: 18–19 November 2026
  • Batch 12: 9–10 Desember 2026

Namun, setiap batch memiliki kuota peserta yang terbatas. Karena itu, segera daftarkan diri Anda untuk meningkatkan kompetensi dan membuka peluang karier yang lebih baik.

Selanjutnya, klik di sini untuk menghubungi WhatsApp Admin.

LOKASI DAN INVESTASI TRAINING

Selain menyediakan berbagai pilihan jadwal, Casa Training menghadirkan training di beberapa kota. Dengan begitu, peserta dapat memilih lokasi yang nyaman dan mudah dijangkau.

  • Yogyakarta – Hotel Arte Malioboro: Rp8.800.000 per peserta
  • Jakarta – Hotel Hi Senen: Rp8.800.000 per peserta
  • Bandung – Hotel Neo Dipatiukur: Rp8.800.000 per peserta
  • Bali – Hotel Ibis: Rp9.400.000 per peserta
  • Lombok – Hotel Jayakarta: Rp9.400.000 per peserta

Sementara itu, Casa Training membuka kesempatan negosiasi biaya sesuai kebutuhan peserta. Selain itu, perusahaan dapat menentukan lokasi dan jadwal training yang paling sesuai.

Catatan: Jika perusahaan membutuhkan paket in-house training, Casa Training akan menyesuaikan materi, jadwal, lokasi, metode, dan biaya berdasarkan kebutuhan serta anggaran perusahaan.

BENEFIT TRAINING

Melalui program ini, peserta dan perusahaan dapat memperoleh berbagai manfaat. Oleh sebab itu, training dapat membantu perusahaan meningkatkan kompetensi sekaligus mencapai target kerja.

  • Meningkatkan kompetensi karyawan
  • Meningkatkan produktivitas kerja
  • Meningkatkan kualitas kinerja
  • Meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja
  • Memperkuat kolaborasi dan komunikasi tim
  • Meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan
  • Mengembangkan potensi dan profesionalisme karyawan
  • Mengurangi risiko kesalahan dalam pekerjaan
  • Meningkatkan kualitas pelayanan
  • Mendukung pencapaian target perusahaan

Selain manfaat tersebut, Casa Training dapat menyesuaikan program dengan tantangan yang perusahaan hadapi. Dengan begitu, peserta akan mempelajari materi yang relevan dengan kondisi kerja mereka. Lebih lanjut, program training dapat membantu perusahaan meningkatkan efektivitas kerja. Pada akhirnya, perusahaan dapat mencapai target secara lebih optimal.

Selain itu, harga bersifat negotiable dan program tersedia sesuai permintaan.

Negotiable / by request

Qanita Siti Alifah Y menulis artikel ini sebagai copywriter yang berfokus pada konten SEO untuk silabus pelatihan dan training. Sejak tahun 2023, ia aktif menyusun konten yang informatif, terstruktur, dan relevan. Oleh karena itu, profesional dan perusahaan dapat lebih mudah menemukan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *