TRAINING MAINTENANCE PLANNER

TRAINING MAINTENANCE PLANNER

Training Maintenance Planner tingkatkan perencanaan, penjadwalan, dan efektivitas pekerjaan perawatan bersama Casa Training. Segera daftar!

pelatihan Maintenance Planner di jakarta

Deskripsi Training Maintenance Planner

DESKRIPSI

Training Maintenance Planner membantu peserta memahami proses perencanaan pekerjaan pemeliharaan mesin, peralatan, dan fasilitas secara sistematis. Melalui pelatihan ini, peserta dapat menentukan ruang lingkup pekerjaan, kebutuhan tenaga kerja, material, suku cadang, peralatan, serta estimasi waktu pelaksanaan.

Selain membahas penyusunan work order, peserta mempelajari penentuan prioritas, job planning, backlog management, koordinasi dengan unit produksi, serta penyusunan jadwal pemeliharaan. Selanjutnya, trainer mengulas pengendalian pekerjaan, pencatatan histori aset, evaluasi kepatuhan jadwal, dan peningkatan kualitas perencanaan.

Secara khusus, program ini sesuai bagi maintenance planner, maintenance engineer, scheduler, teknisi senior, reliability engineer, supervisor pemeliharaan, production planner, warehouse officer, serta personel yang terlibat dalam perencanaan dan pengendalian kegiatan perawatan.

TUJUAN TRAINING MAINTENANCE PLANNER

  • Pada tahap awal, peserta memahami fungsi maintenance planner.
  • Selanjutnya, peserta mengenali tahapan perencanaan pemeliharaan.
  • Selain itu, peserta mampu menentukan ruang lingkup pekerjaan.
  • Melalui perencanaan, peserta dapat memperkirakan kebutuhan sumber daya.
  • Di sisi lain, peserta mampu menyusun work order yang lengkap.
  • Untuk menjaga kelancaran, peserta dapat mengelola backlog pekerjaan.
  • Kemudian, peserta mampu menentukan prioritas pemeliharaan.
  • Dalam penjadwalan, peserta dapat mengoordinasikan pekerjaan antarunit.
  • Sebagai dasar evaluasi, peserta mampu mengukur kepatuhan jadwal.
  • Pada akhirnya, peserta dapat meningkatkan efektivitas pemeliharaan.

MATERI TRAINING MAINTENANCE PLANNER

  1. Sebagai pengantar, materi membahas fungsi maintenance planner, tanggung jawab, kompetensi, ruang lingkup, dan hubungan dengan unit terkait.
  2. Selanjutnya, peserta mempelajari corrective, preventive, predictive, condition-based, dan shutdown maintenance.
  3. Selain itu, alur pekerjaan mencakup work request, screening, approval, planning, scheduling, execution, closing, dan evaluation.
  4. Untuk menyusun rencana kerja, peserta mempelajari job scope, langkah pekerjaan, metode, durasi, kebutuhan tenaga, dan aspek keselamatan.
  5. Dalam penyusunan work order, materi membahas identitas aset, lokasi, uraian masalah, prioritas, sumber daya, dan dokumen pendukung.
  6. Berikutnya, peserta mempelajari kebutuhan material, spare part, alat kerja, alat khusus, vendor, dan estimasi biaya pekerjaan.
  7. Sementara itu, backlog management mencakup klasifikasi pekerjaan, umur backlog, prioritas, kesiapan pekerjaan, dan pengendalian jumlah pekerjaan.
  8. Sebagai bagian dari penjadwalan, peserta mempelajari kapasitas tenaga kerja, kalender pemeliharaan, koordinasi produksi, shutdown, dan weekly schedule.
  9. Dalam pengukuran kinerja, materi membahas schedule compliance, planning accuracy, wrench time, backlog, downtime, dan maintenance cost.
  10. Pada bagian akhir, trainer mengulas penggunaan CMMS, histori aset, evaluasi pekerjaan, lesson learned, action plan, dan studi kasus industri.

METODE TRAINING MAINTENANCE PLANNER

Metode pelatihan menggabungkan pemaparan materi, diskusi, studi kasus, latihan menyusun work order, menentukan prioritas, menghitung kebutuhan tenaga kerja, menyiapkan material, mengelola backlog, serta membuat jadwal mingguan. Selain itu, trainer membahas masalah yang sering terjadi, seperti ruang lingkup pekerjaan tidak jelas, suku cadang belum tersedia, estimasi waktu tidak akurat, pekerjaan darurat terlalu banyak, dan koordinasi antarunit kurang efektif. Melalui metode tersebut, peserta dapat merencanakan pemeliharaan secara lebih sistematis, realistis, efisien, dan terdokumentasi.

OUTPUT TRAINING MAINTENANCE PLANNER

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta mampu menyusun ruang lingkup, work order, kebutuhan sumber daya, prioritas, dan jadwal pemeliharaan secara lebih terstruktur. Selain mengelola backlog dan histori pekerjaan, peserta dapat meningkatkan kesiapan pelaksanaan, mengevaluasi kepatuhan jadwal, mengurangi keterlambatan, serta mendukung penggunaan CMMS. Oleh karena itu, perusahaan dapat mengurangi downtime, meningkatkan produktivitas teknisi, dan memperkuat keandalan aset.

JADWAL TRAINING 2026

Casa Training menyelenggarakan pelatihan reguler sepanjang tahun 2026. Oleh karena itu, peserta dapat memilih jadwal sesuai kebutuhan perusahaan maupun rencana pengembangan kompetensi individu.

Berikut jadwal training tahun 2026:

  • Batch 1: 20–21 Januari 2026
  • Batch 2: 10–11 Februari 2026
  • Batch 3: 3–4 Maret 2026
  • Batch 4: 14–15 April 2026
  • Batch 5: 19–20 Mei 2026
  • Batch 6: 24–25 Juni 2026
  • Batch 7: 8–9 Juli 2026
  • Batch 8: 19–20 Agustus 2026
  • Batch 9: 16–17 September 2026
  • Batch 10: 7–8 Oktober 2026
  • Batch 11: 18–19 November 2026
  • Batch 12: 9–10 Desember 2026

Namun, setiap batch memiliki kuota peserta yang terbatas. Karena itu, segera daftarkan diri Anda untuk meningkatkan kompetensi dan membuka peluang karier yang lebih baik.

Selanjutnya, klik di sini untuk menghubungi WhatsApp Admin.

LOKASI DAN INVESTASI TRAINING

Selain menyediakan berbagai pilihan jadwal, Casa Training menghadirkan training di beberapa kota. Dengan begitu, peserta dapat memilih lokasi yang nyaman dan mudah dijangkau.

  • Yogyakarta – Hotel Arte Malioboro: Rp8.800.000 per peserta
  • Jakarta – Hotel Hi Senen: Rp8.800.000 per peserta
  • Bandung – Hotel Neo Dipatiukur: Rp8.800.000 per peserta
  • Bali – Hotel Ibis: Rp9.400.000 per peserta
  • Lombok – Hotel Jayakarta: Rp9.400.000 per peserta

Sementara itu, Casa Training membuka kesempatan negosiasi biaya sesuai kebutuhan peserta. Selain itu, perusahaan dapat menentukan lokasi dan jadwal training yang paling sesuai.

Catatan: Jika perusahaan membutuhkan paket in-house training, Casa Training akan menyesuaikan materi, jadwal, lokasi, metode, dan biaya berdasarkan kebutuhan serta anggaran perusahaan.

BENEFIT TRAINING

Melalui program ini, peserta dan perusahaan dapat memperoleh berbagai manfaat. Oleh sebab itu, training dapat membantu perusahaan meningkatkan kompetensi sekaligus mencapai target kerja.

  • Meningkatkan kompetensi karyawan
  • Meningkatkan produktivitas kerja
  • Meningkatkan kualitas kinerja
  • Meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja
  • Memperkuat kolaborasi dan komunikasi tim
  • Meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan
  • Mengembangkan potensi dan profesionalisme karyawan
  • Mengurangi risiko kesalahan dalam pekerjaan
  • Meningkatkan kualitas pelayanan
  • Mendukung pencapaian target perusahaan

Selain manfaat tersebut, Casa Training dapat menyesuaikan program dengan tantangan yang perusahaan hadapi. Dengan begitu, peserta akan mempelajari materi yang relevan dengan kondisi kerja mereka. Lebih lanjut, program training dapat membantu perusahaan meningkatkan efektivitas kerja. Pada akhirnya, perusahaan dapat mencapai target secara lebih optimal.

Selain itu, harga bersifat negotiable dan program tersedia sesuai permintaan.

Negotiable / by request

Qanita Siti Alifah Y menulis artikel ini sebagai copywriter yang berfokus pada konten SEO untuk silabus pelatihan dan training. Sejak tahun 2023, ia aktif menyusun konten yang informatif, terstruktur, dan relevan. Oleh karena itu, profesional dan perusahaan dapat lebih mudah menemukan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.